Buscar

Beranda

Contoh Resume Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Nama : Kholifatul Izzah
Nim : 13621032
Kelas : A-Pagi Informatika

KECERDASAN BUATAN
( Artificial Intelligence )
a.      Definisi AI
Kecerdasan Buatan yaitu berasal dari Bahasab Inggris "artificial intelligence",
intelligence termasuk kata sifat yang mempunyai arti Cerdas , sedangkan Artificial artinya Buatan (1). Didefinisikan menurut beberapa ahli sebagai berikut :
Ø  Menurut  H. A. Simon [1987], Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang  dalam pandangan manusia adalah- cerdas”
Ø  Menurut Encyclopedia Britannica, Kecerdasan Buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan”
Ø  Menurut Rich (1991), Kecerdasan Buatan adalah “Sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer mengerjakan sesuatu yang dapat dikerjakan manusia”.
Ø  Menurut Suparman (1991) Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan merupakan sub bidang pengetahuan komputer yang khusus ditujukan untuk membuat software dan hardware yang sepenuhnya bisa menirukan beberapa fungsi otak manusia.
Ø  Menurut Rich (1991), Kecerdasan Buatan adalah “Sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer mengerjakan sesuatu yang dapat dikerjakan manusia”.
Ø  Menurut Suparman (1991) Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan merupakan sub bidang pengetahuan komputer yang khusus ditujukan untuk membuat software dan hardware yang sepenuhnya bisa menirukan beberapa fungsi otak manusia. (2)


Definisi AI (Artificial Intelligence) juga mempunyai beberapa sudut pandang yang dapat dilihat dari :
Sudut pandang Kecerdasan.
Ø  Kecerdasan Buatan akan membuat mesin menjadi ‘cerdas’ (mampu berbuat seperti apa yang dilakukan oleh manusia).
Ø  Sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia (Rich and Kinight,1991)
Sudut Pandang Penelitian
Ø  Kecerdasan buatan adalah studi bagaimana membuat komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dilakukan manusia
Sudut Pandang Bisnis
Ø  Kecerdasan buatan adalah kumpulan peralatan yang sangat powerful dan metodologis dalam menyelesaikan masalah bisnis
Sudut Pandang Pemrogram
Ø  Kecerdasan buatan meliputi studi tentang pemrograman simbolik, problem solving, dan pencarian (searching) (2).

b.      Konsep Dasar AI
Kecerdasan Buatan dapat didefinisikan sebagai cabang Ilmu Komputer yang mempelajari otomatisasi tingkah laku cerdas (Intelligent). Kecerdasan Buatan dapat memungkinkan komputer untuk berfikir. Kecerdasan Buatan dapat menirukan proses belajar manusia sehingga informasi baru dapat diserap dan digunakan sebagai acuan di masa yang akan datang.
Asumsi Dasar:
Physical Symbol System Hypothesis (PSSH) : Suatu proses pengolahan informasi dapat diasumsikan sebagai pengolahan atau manipulasi symbol simbol, dimana informasi dilambangkan sebagai simbol-simbol. Asumsi tersebut melahirkan apa yang dinamakan Symbolic


c.       Sejarah AI
Tahun 1950 – an Alan Turing, seorang pionir AI dan ahli matematika Inggris melakukan percobaan Turing (Turing Test) yaitu sebuah komputer melalui terminalnya ditempatkan pada jarak jauh. Di ujung yang satu ada terminal dengan software AI dan diujung lain ada sebuah terminal dengan seorang operator. Operator itu tidak mengetahui kalau di ujung terminal lain dipasang software AI. Mereka berkomunikasi dimana terminal di ujung memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan oleh operator. Dan sang operator itu mengira bahwa ia sedang berkomunikasi dengan operator lainnya yang berada pada terminal lain.
Turing beranggapan bahwa jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (seperti layaknya manusia). (1) , (2).

d.      Perkembangan Sejarah AI
Pada awalnya, kecerdasan buatan hanya ada di universitas-universitas dan laboratorium penelitian, serta hanya sedikit produk yang dihasilkan dan dikembangkan. MenjelanG akhir 1970-an dan 1980-an, mulai dikembangkan secara penuh dan hasilnya berangsur-angsur dipublikasikan di khalayak umum. Permasalahan di dalam kecerdasan buatan akan selalu bertambah dan berkembang seiring dengan laju perkembangan zaman menuju arah globalisasi dalam setiap aspek kehidupan manusia, yang membawa persoalan-persoalan yang semakin beragam pula.Program kecerdasan buatan lebih sederhana dalam pengoperasiannya, sehingga banyak membantu pemakai. Program konvensional dijalankan secara prosedural dan kaku, rangkaian tahap solusinya sudah didefinisikan secara tepat oleh pemrogramnya. (2) , (7).

e.       Manfaat AI dalam Kehidupan
Ø  Lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah karena sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer & program tidak mengubahnya.
Ø  Lebih mudah diduplikasi & disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan lengkap.Jadi jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut & dapat dipindahkan dengan mudah ke komputer yang lain.
Ø  Lebih murah. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah & murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
Ø  Bersifat konsisten dan teliti karena kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah
Ø  Dapat didokumentasi.Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasi dengan mudah dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
Ø  Dapat mengerjakan beberapa task lebih cepat dan lebih baik dibanding manusia (6).

f.       Teknik/Metode dalam AI
Teknik didalam AI ada 2 yaitu :
1.      Blind searching
Blind Searching adalah model pencarian buta atau pencarian yang tidak memiliki inforamasi awal.
Blind Searching dibagi menajadi beberapa pencarian yaitu :
Ø  Pencarian Mendalam Pertama (Depth-First Search)
Depth first search melakukan penelusuran kaidah secara mendalam dari simpul akar bergerak menurun ketingkat dalam yang berurutan. Dan dibawah ini menunjukkan metode penelusuran depth first search.






Ø  Pencarian Melebar Pertama (Breadth-First Search)
Breadth first search bergerak dari simpul akar, simpul yang ada pada setiap tingkat diuji sebelum pindah ketingkat selanjutnya. Dan dibawah ini menunjukkan metode penelusuran breadth first search.


  1. Heuristic searching 
Heuristic Search merupakan metode pencarian yang memperhatikan nilai heuristik (nilai perkiraan).
Jenis-jenis Heuristic Searching :
Ø  Generate and Test
Strategi bangkitkan dan uji (generate and test) merupakan pendekatan yang paling sederhana dari semua pendekatan yang akan dibicarakan.
Ø  Hill Climbing
Hill Climbing (mendaki bukit) merupakan salah satu variasi metode buat dan uji (generate and test) dimana umpan balik yang berasal dari prosedur uji digunakan untuk memutuskan arah gerak dalam ruang pencarian (search).
Ø  Best First Search
Ø  Alpha Beta Prunning
Ø  Means-End-Anlysis
Ø  Constraint Satisfaction (4) , (5).

g.      Contoh Aplikasi AI
Ø  Expert System (Sistem Pakar)
Expert System adalah system yang herusaha mengadopsi penectahuan manusia ke komputer,agar komputer bisa menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan para ahli. Sistcm pakar merupakan salah satu aplikasi dan Artificial Inteligence (Al) yang hanyak dimanfaatkan dalarn dunia bisnis. Komponen Sistem pakar terbagi menjadi empat bagian, yaitu:
a.      Knowledge base (basis pengetahuan)
b.      Working Memory (basis data atau memori kerja)
c.       Inference Engine (mesin inferensia)
d.      User interface
Ø  Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing). Dengan pengolahan bahasa alami ini diharapkan user dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.
Ø  Pengenalan Ucapan (Speech Recognition). Melalui pengenalan ucapan diharapkan manusia dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan suara.
Ø  Robotika & Sistem Sensor (Robotics & Sensory Systems).
Ø  Computer Vision, mencoba untuk dapat menginterpretasikan gambar atau obyek-obyek tampak melalui komputer.
Ø  Intelligent Computer-aided Instruction. Komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih dan mengajar.
Ø  Game Playing. (1) (3).

Contoh Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari :
Ø  Logica Fuzzy
Logika fuzzy adalah Fuzzy Logic adalah metodologi pemecahan masalah dengan beribu-ribu aplikasi dalam pengendali yang tersimpan dan pemrosesan informasi. Fuzzy logic menyediakan cara sederhana untuk menggambarkan kesimpulan pasti dan informasi yang ambigu, samar-samar, atau tidak tepat. Sedikit banyak, fuzzy logic menyerupai pembuatan keputusan pada manusia dengan kemampuannya untuk bekerja dan data yang ditafsirkan dan mencari solusi yang tepat.
Ø  Dalam bidang teknologi adanya  Robot,alat-alat pabrik(alat),komputer sensor,dll.
Ø  Dalam bidang pendidikan adanya  E-learning,perpus online,dll.
Ø  Dalam bidang kesehatan adanya sinar X untuk kedokteran,alat operasi jarak jauh,dll. (6) (3)



DAFTAR PUSTAKA
(4)   Cox,Earl. The fuzzy Systems Handbook (A prsctitioner’s Guide to Building, Using, and Maintaining Fuzzy Systems). Massachu-setts: Academis Press, Inc. 1994. Tri Kusuma Dewi